Pages

CELANA DALAM, MASTURBASI DAN MIMPI BASAH KU [dream, mind, practice in conected]

Senin, 26 Oktober 2009
Pagi ini ketika saya terbangun, sesuatu terjadi pada celana dalam (CD) seksi bermerk HxxGO yang paling saya sukai, yang berwarna pink -eh salah hitam maksud saya-, kejadian buruk, padahal baru tadi malam jam 11 lebih sepuluh menit saya pakai -rencananya sih saya pakai barang 2-3 hari...,




"ih jorok loe, pantesan langganan genero, kagak ganti-ganti underwear sih..."
"woii, genero tuh sebab  utamanya bukan celana dalam, tapi kawin tanpa kondom"
"wowow jadi selama ini loe kowan-kawin tanpa kondom, heh loe.."
"husss.. silent plz.. bukan berarti...... emm .."
"berarti apanye.."
"bukan berarti kalo.. kalo..  contoh, ibu guru kita tahu genero dan hal ikhwalnya, apa berarti dia kalo kawin kagak pernah pake kondom"
"mmmmm (????) .. dodol loe... kagak nyambung!, gw tanya tentang loe, ngapa kok sering gene..."
"tau ah.... loe cari aja sendiri.."


Kabar buruknya, HxxGO saya basah kuyup oleh MIMPI BASAH, "siiiaaall !!", padahal baunya masih wangi habis loundry, ya udahlah, terpaksa saya harus buang ke bak sampah 'eh salah' ke bak cuci, ucapan salah yang mengingatkan saya untuk tidak akan pernah berfikir membeli CD -atau barang apapun di dunia ini selagi bisa- dengan katagori SEKALI PAKAI,
  • Karena CD itu sebenarnya bagian dari cinta (WHAT??) -lebih tepatnya gairah (dasar loe kelainannya banyak banget....), jadi sayangilah
  • Sesuatu yang digunakan sekali pakai itu -kecuali beberapa seperti hal ikhwal tentang kondom, pembalut dll-, tidak ramah terhadap lingkungan hidup, mengapa??
  • Sesuatu yang telah kita buang, terutama barang-barang kimia, akan sulit terurai kembali menjadi elemen dasar (ingat teori fisis termodinamika), bila pun bisa terurai butuh ribuan tahun, ini artinya sangat tidak ramah terhadap bumi kita..


Kembali ke CD tadi, sebelum saya taruh ke bak cucian, saya mencoba menghayati kejadian langka ini, karena secara pribadi, mimpi basah merupakan kejadian yang nyaris bak event tahunan bagi saya, setahun mungkin sekali dua kali lah, mentok tiga atau empat kali, itupun waktu sma, penyebabnya complicated lah, tau sendirilah anak muda gt loch booo....... kok jadi...

"heh young?? ngaca dunks sayanx... plz, lawong umur udah satu per-empat abad mintanya mau di muda-mudain"
"ech loe yeee bawel banget dari tadi, mo gw sumpelin xxxx (+ mind plz), cassing boleh nambah kalee, tapi semangat n gairah tetepp lahh.."
"tetep lemah syahwat....hehe"
"et et et et ..... ah loe kayak kagak pernah 'ngerasain gw ajhe' -maksudnya memahami gitu lah- kemarin loe malah minta nambah!!"
so after then -diem dia tak berkutik, rasain!! umpat gw dalam hati.




Menghayati celana dalam yang basah oleh spxxxm, dengan cara mengingat kembali mimpi apa yang saya alami tadi malam ("kurang kerjaan banget!",  et coz ini event tahunan bree... beda ma eloe..), saya cuma ingat yang terakhir tadi saya bermimpi tentang wabah penyakit yang diakibatkan dari gigitan macam vampir dari manusia ke manusia, hingga nyaris seisi dunia nerubah jadi vampir, tinggal saya dan sahabat cowok saya yang berjuang untuk mempertahankan ras murni manusia di muka bumi, setidaknya ras murni manusia masih bisa bertahan barang empat sampai lima dekade dengan dipenuhi cinta dan kasih sayang "hehhh???", -two man two hero, kalo saya boleh ngasih judul-. Tapi saya masih ingat, saya bermimpi dua kali setidaknya sepanjang malam tadi, ini pasti bukan mimpi basah karena dua lelaki hidup bersama tiga-empat dekade (macak cihhh.. muna ach..), tapi.... ya ya ya ya saya ingat, mmm saya mimpi yang aneh, ah malu ach... saya bermimpi 'self service', huh padahal kan udah mimpi, mengapa kagak sekalian mimpi yang HOT sih..?? (main liar habis-habisan di pepohonan hutan, di rimbun rumput sabana, atau ach...), ehh malah "self servis" dalam mimpi..  pufff RUGI BANGET, SIAL!!!



Ya, memang yang namanya mimpi itu sulit ngaturnya (bagi saya khususnya), kalau lagi kerja trus rapat di luar ruang, bawaannya pasti tidur, dan pasti sempat mimpi, dalam mimpi itu saya juga jadi peserta rapat juga (sial juga...!), tapi bedanya di dalam mimpi saya seperti bozz  nan gagah  yang merepresentasikan rencana bisnis besar saya dengan smart tanpa cela, ech... begitu dikejutin ma temen saya, tergagap-gagap, ternyata saya masih 'kuli angkut', "sial hehe..".  Saya jadi terbayang bagaimana orang yang hidup tanpa mimpi, bagaimana bila ada rapat kerja yang sangat membosankan -lawong rapat-rapat DPR saja ngebosanin, sampe tertidur-tidur, kehadirankan yang penting nampang di muka rakyat, "Im present here my people.. hhahaha"  intinya kan.... $$-,  terutama rapat kerja di bagian yang jauh dari gaya anak-anak motivator (biasanya orang-orang motivator sering kali membuat 'bond'  terkekeh-kekeh yang bikin saya pingin kxxxcing berdiri), pasti seperti tahanan Guantanamo, apalagi kalau lagi ada masalah pada bagian kerjanya, dah si bozz seriuzz plus ditambah marah-marah, pada saat macam itu saya berharap bisa tidur tanpa ketahuan, bisa mimpi berjemur di pulau terpencil, memadu asmara dengan terkasih tercinta, di antara hamparan pantai pasir putih dan nyiur melambai, deburan ombak dan langit biru yang tenang... nyam nyam nyam... ("mimpi loe...!", tapi boleh kann :P). Jadi biasanya di rapat yang bozznya bukan penentu kebijakan, saya akan memilih kursi belakang, dan memposisikan duduk di kursi secara santai, itung-itung istirahat gratis, dan lain lagi kalau si bozz yang profit bagi posisi saya kelak, saya akan jual tampang seriuz, kompeten, dan agresif, berharap next time saya bisa naik jenjang dari kuli angkut karung beras, menjadi kuli dorong troli belanjaan.



Mimpi itu kata freudian, adalah alam bawah sadar kita yang bermain-main mengitari otak kita yang sedang capek, orang-orang suci mengatakan, mimpi itu adalah suatu ungkapan kejujuran yang terpendam yang muncul di alam bawah sadar, menjelma menjadi simbol-simbol yang menyibak misteri perjalanan hidup seseorang, di masa lalu, kini, dan yang akan datang (njlimet kan..? saya juga perlu dua tiga kali untuk menyalin kata-kata tersebut secara benar), itu mengapa banyak orang percaya adanya ramalan mimpi, bahkan agama saya juga memberi kesempatan untuk bermimpi, setelah 'sembahyang memohon pertolongan', lalu tertidurlah, hikmah Tuhan datang melalui petunjuk mimpi, mimpi juga mengingatkan saya pada kegagalan pertunangan saya dengan seseorang yang katanya tidak boleh diteruskan melalui petunjuk seorang suci yang disegani keluarga mempelai calon (tak jadi) tunangan saya (sungguh cerita yang mengenaskan... kacian dech loe..., malah syukur kaleee... :P), saya juga ingat waktu saya sempat meneliti (emm emm darmawisata kalee boo'...) ke salah satu pemukiman suku terasing Dayak Meratus di Kalimantan Selatan, di mana sang Tetuha Balian (pemimpin adat) membutuhkan petunjuk Tuhan dari mimpi yang suci, untuk membuka atau menutup ladang di hutan adat. Kemajuan technologi, design  visual, arsitek, tekhnik, tidak akan pernah berkembang tanpa mimpi. Apakah tanpa mimpi, peradaban kita mampu menciptakan pesawat terbang, internet, astronot yang berjalan di bulan, mendapatkan perawatan kesehatan yang jauh lebih baik, makanan yang instan dan terkemas baik? siapapun pasti akan bilang mimpi kita adalah bagian tak terpisahkan dari cita-cita dan harapan kita. Dalam konteks sosial, apakah demokrasi, hak asasi manusia, nilai-nilai moral baru, pembaharuan keagamaan serta spiritual, sistem ekonomi baru,  yang bagaimanapun terbaharui terus menerus  tidak di dahului oleh suatu cita-cita dan harapan yang lebih baik, yang sebagian dari semua itu karena kita merefleksikan mimpi kita (entah itu mimpi baik atau mimpi yang buruk)??



Jawabannya, mimpi itu penting dan perlu, dalam filsafat yang saya pahami, hanya ada dua plus satu garis besar pemikiran di dunia ini, yang pertama idealisme yang bersumber dari alam idea (alam pikir (bersifat teoritis)), materialisme yang bersumber dari alam materi, pragmatis, empiris (alam indrawi (bersifat  praktek)), sebagai catatan pemikir timur (muslim) menambahkan kajian irfani, berasal dari pengalaman esetoris (alam hakikat (bersifat sophie-mistik)), dua plus satu ini akan terus berkecamuk dalam nilai-nilai pribadi, keluarga, masyarakat, negara dan dunia kita, Filosof besar Plato dilahirkan ketika negara Yunani mengalami bencana intelektual di mana ke tiga golongan (idealis-praktis-mistis) berdiri sendiri-sendiri sebagai pribadi yang berlainan, menjadi akar runtuhnya peradaban Yunani yang agung waktu itu dalam catatan eksplisit Plato. Ketika mimpi-mimpi tidak menemukan jalan untuk mengitari akal kita yang sedang istirahat, maka yang terjadi seperti apa yang pernah saya alami, (dalam sebuah mimpi) ketakutan untuk bermimpi secara merdeka, hingga hanya berani melakukan, 'self service', impian yang tidak memiliki jalan kebebasannya bahkan di dunia mimpi sekalipun!! (sial!!!).


Pemikiran Plato mengartikan, mimpi kita, alam fikir kita, dan ruang publik kita, sebenarnya merupakan artifisial yang saling berhubungan (dan kalau saya boleh menyamakan mimpi hikmah sebagai pengalaman rukhani yang masuk dalam alam irfani manusia), misal:  orang bermimpi kelak semua manusia sama di hadapan negara, lalu difikirkanlah konsep demokrasi, prakteknya ada pada partai-partai berdasarkan ideologi tertentu, pemilu, kampanye, dewan perwakilan, dan oposisi.  Maka sungguh hal yang kurang bijaksana bila sesuatu sistem, kelompok atau negara berusaha memisahkan ilham, teori dan praktik -saya tidak sedang menyinggung sekulerisme, namun yang saya maksud di sini adalah istana intelektual di negeri ini-,  melalui kebijakan kaum pebisnis di negeri ini, politisi dan penguasa di negeri ini, kelompok terasingkan di negeri ini, agamawan dan orang berpendidik di negeri ini, yang sedikit banyak telah mengelak mimpi-mimpi kita, logika serta fakta, sebagi suatu hubungan yang sangat intim.



Negara, pebisnis, intelektual, media, lembaga agama, serikat pembebasan (LSM) membuat kebenaran ini semakin terkotak-kotak, karena kita hanya memiliki SEDIKIT TEMPAT bagi setiap kebenaran yang kita dapat untuk setidaknya saling berdialog dan mengenalkan, terlebih masih jauh bagi kita menghubungkannya dengan  berdasar saling menghormati dan menghargai.     Parahnya lagi, semua mengoarkan sendiri-sendiri kebenaran intelektual, stabilitas dan profit bisnis, penguasaan makna, keadilan penguasa, kesucian agama, kemerdekaan kemanusiaan. Sementara di lain pihak, seperti saya dan anda, dia dan mereka, sekali lagi, impian kita terlahir untuk  tidak memiliki jalan pembebasannya bahkan di dunia mimpi sekalipun!! akhirnya 'self service' lagi yuuukkkk boookkkk (sial!!!).



Description
: CELANA DALAM, MASTURBASI DAN MIMPI BASAH KU [dream, mind, practice in conected]
Rating
: 4.5
Reviewer
: MOVAZ
ItemReviewed
: CELANA DALAM, MASTURBASI DAN MIMPI BASAH KU [dream, mind, practice in conected]
2 Comments

2 komentar:

Otak Cutbray mengatakan...

GOD, panjang banget... bacanya bikin pengen.... pengen tidur maksudnya, hahahaha....

jimmy tanaka mengatakan...

Cerita yang membingungkan,,,,,

Poskan Komentar test

Popular Posts

Menjaga Untuk Selalu Menjadi Diri Sendiri

KomentarTerbaru

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *